Ikutan EksizE: Education
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan

Propenil (Program Pengolah Nilai) Dengan Excel

Written By Unknown on Senin, 11 Februari 2013 | 21.23



Propenil ( Program Pengolah Nilai ) berbasis Office Excel untuk mengolah data nilai di sekolah. Dapat digunakan pada jenjang pendidikan: SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA. Setelah sekian lama tertunda karena bermacam kegiatan, maka pada kesempatan kali ini, Propenil dalam format baru sudah bisa Anda download secara gratis.


Mengolah nilai di sekolah merupakan pekerjaan yang harus dijalani oleh seorang pendidik di semua jenjang pendidikan. Agar proses pengolahan tersebut dapat dikerjakan dengan cepat dan mudah, maka dengan cara menggunakan aplikasi Propenil (Program Pengolah Nilai) berbasis Microsoft Office Excel yang familiar bagi pengguna komputer.

Dalam versi terbaru ini, banyak sekali perbaikan-perbaikan agar lebih mudah untuk dipakai mengolah data nilai siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA. Banyaknya masukan dari Bapak/Ibu Guru yang menggunakan Propenil, maka pada versi terakhir ini ada perubahan total, misalnya :

  • Jumlah siswa bisa menampung 45 data siswa.
  • KKM disediakan 4 opsi (kolom).
  • Perhitungan Nilai Raport, bisa menyesuaikan dengan kebutuhan di sekolah masing-masing.
  • Leger Wali Kelas ditiadakan.
  • File lebih kecil, sehingga lebih cepat diakses.
  • Susunan kelas bisa di acak, tidak harus urut.
  • Nama kelas dan nama kelas paralel bisa bebas diisi dengan karakter apapun. Baik menggunakan angka numeric maupun huruf romawi.


Program Pengolah Nilai sekolah ini untuk semua jenjang pendidikan, mulai tingkat SD/MI, SMP/MTs sampai SMA/SMK/MA. Dapat berjalan pada semua Office Excel, mulai Office 2003, Office 2007, maupun Office 2010. Untuk dapat menggunakan Propenil, maka Security Level Macro Excel harus disetting ke Medium atau Low. Tanpa mengaktifkan macronya, maka aplikasi ini tidak akan bisa bekerja.

Leger Wali Kelas tidak disertakan dalam Propenil karena format leger yang baru saat ada datanya file akan menjadi besar, sehingga memperberat kerja Microsoft Office Excel dalam mengakses Propenil.

Untuk mendownload silahkan klik link di sini. Bagi yang baru pertama kali menggunakan Propenil, silahkan baca panduannya dengan mengeklik link di bawah ini.

http://ikutan-eksize.blogspot.com/2013/02/petunjuk-penggunaan-propenil-program.html




Petunjuk Penggunaan Propenil (Program Pengolah Nilai)



Petunjuk Penggunaan Propenil - Mengolah nilai di sekolah merupakan pekerjaan yang harus dijalani oleh seorang pendidik di semua jenjang pendidikan. Agar proses pengolahan tersebut dapat dikerjakan dengan cepat dan mudah, maka dengan cara menggunakan aplikasi Propenil (Program Pengolah Nilai) berbasis Microsoft Office Excel yang familiar bagi pengguna komputer.


Persyaratan menggunakan Propenil:

  • Microsoft Office Excel 2003 / 2007 / 2010.
  • Macro Excel aktif (enable).
  • Regional and Language Options: default (EN-US / EN-UK). Lebih jelasnya baca setting komputer.


Petunjuk Penggunaan Propenil:
Saat pertama kali diakses, maka akan tampil MENU UTAMA, dengan penjelasan sebagai berikut:
Pada tampilan Menu Utama, ada beberapa tombol dan tulisan, yang masing-masing mempunyai kegunaan berbeda.


DATA GURU & SEKOLAH
Jika tulisan tersebut diklik, sheet Data akan aktif (terbuka). Pada sheet Data Guru & Sekolah ini bagian-bagian (kolom) yang perlu diisi sesuai dengan kebutuhan Anda yaitu:

KOP Sekolah, meliputi : instansi dan alamat lengkap
KKM, isilah KKM dengan angka bulat, misalnya 70, 75, 76 80 dst. (Tanpa koma/desimal)
Kolom KKM yang tidak dipakai, kosongkan saja. (Tidak boleh ada satupun karakter)
Data MATA PELAJARAN. Isilah nama mapel, khususnya yang diampu.
Tidak semua kolom/mapel perlu ditulis
DATA GURU, meliputi : Nama, NIP, Mapel dll. Termasuk nama kepala sekolah.
Penulisan nomor NIP. hanya angka saja.
Perhitungan NILAI RAPORT. Pada sheet DATA sudah ada penjelasan singkat.
TANGGAL & WAKTU. Gantilah yang sesuai dengan bahasa/kalimat di sekolah Anda
Data juga bisa diisi menjelang di-print (cetak)
Peta Penggunaan Propenil
Propenil dapat menampung 30 kelas, yang susunannya bisa acak (tidak urut). Maping ini untuk membantu urutan penggunaan kelas. Jika belum ada kelas, maka maping akan tertulis “Belum Ada”.
Untuk membantu dalam menambah kelas sesuai kebutuhan Bapak/Ibu Guru, maka sudah disediakan kolom “Planning” untuk semester Gasal dan Genap. Dengan menuliskan urutan nama data kelas pada kolom planning, maka saat membuat/menambahkan kelas akan membantu (panduan) agar sesuai dengan kebutuhan.

NILAI HARIAN SEMESTER GASAL (1)
Tulisan ini jika diklik maka sheet/halaman nilai harian semester gasal menjadi aktif. Pada sheet inilah semua data nilai dimasukkan. Saat pertama kali dipakai, belum ada kelas sama sekali.

Disebelah kiri atas, terdapat 30 tombol untuk 30 kelas. Tombol kelas tersebut bisa diedit, mulai mengganti nama, maupun jenis dan ukuran font.
Dalam penggunaannya tidak harus urut dari tombol yang pertama. Anda bebas memilih yang sesuai dengan kondisi kelas dan nyaman dipakai.

Ketika salah satu tombol kelas diklik, dan belum ada datanya, maka akan tampil popup (jendela) informasi bahwa “Kelas Belum Ada“. Untuk menambahkan data kelas, klik Yes. Klik Cancel jika tidak ingin menambah kelas baru.
Klik Yes untuk menambah kelas baru, maka akan tampil “Form Tambah Kelas Propenil“.
Yang paling utama dalam pengisian form ini, jenjang pendidikan HARUS dipilih salah satu. Sedangkan untuk nama kelas dll bisa diedit belakangan.
Disinilah fungsi Maping penggunaan Propenil pada sheet “Data Guru & Sekolah”, karena planning tampil pada data kelas yang baru disebelah kiri atas dengan bacground (fill kolom) berwarna kuning.
Begitulah seterusnya untuk menambahkan kelas baru.
Kolom Merah disebelah kanan, berfungsi untuk memasukkan nilai remidi atau raport tanpa perhitungan (mengabaikan perhitungan nilai aslinya).
Untuk copy data dari file lain, gunakan tombol PASTE. Atau bisa dilakukan manual dengan cara pilih Paste Specials…Value agar tidak merusak formatnya.
Nilai Harian ingin dicetak, klik tombol “Preview | Print“
Nilai Harian teredia untuk ULANGAN HARIAN (A) dan TUGAS (B). Dalam praktiknya tidak cuma nilai kognitif saja yang bisa dimasukkan. Praktik (psikomotor) dan sikap (afektif) juga bisa dimasukkan. Cuma input nilainya sudah jadi seperti nilai ulangan atau tugas.
Row Aktif Berwarna berfungsi untuk membantu membedakan baris yang aktif.
Khusus untuk Nilai Harian Semester Genap (2), ada penambahan tombol “Copy Siswa Gasal” untuk menyalin data siswa dari semester gasal (1).

Selain itu disebelah kanan juga sudah tampil informasi perolehan nilai Raport Kenaikan Kelas.
TES TENGAH SEMESTER, TES AKHIR SEMESTER dan NILAI RAPORT
Untuk mencetak (print) hasil nilai Tes Tengah Semester, Tes Akhir Semester dan Raport setiap kelasnya.

Remidial
Untuk menampilkan data siswa yang belum tuntas (dibawah KKM) dari masing-masig tes/raport.

Laporan
Untuk menampilkan laporan data nilai secara paralel perkelas.

Rangking
Menampilkan data rangking paralel perkelas. Cara perangkingan ada 2, dengan rank default Excel (nilai sama menduduki rangking yang sama) dan rank urut (tidak ada nomor rangking sama).
Dari kedua cara perangkingan tersebut secara pribadi saya lebih memilih menggunakan RANK DEFAULT.

Tombol LOGO
Untuk memasukkan logo sekolah/tanda tangan guru.

Tombol HAPUS
Menghapus semua data kelas. Berhati-hatilah, karena semua data kelas akan dihapus, dan tidak bisa dikembalikan. Maka setelah menghapus data, sebaiknya disimpan dalam workbook baru (Save As), sehingga kita masih mempunyai data lama, barangkali suatu saat membutuhkan, dan sekaligus sebagai arsip data nilai dari tahun ke tahun.


2013, Sumbar Terima 930 CPNS




2013, Sumbar Terima 930 CPNS - Setelah dua tahun moratorium peneriman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diberlakukan, maka tahun 2013 ini dipastikan Sumatera Barat (Sumbar) akan kembali menerima CPNS. Hal itu dibenarkan Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Ali Asmar.

Menurut Ali Asmar tahun ini Sumbar sudah mengajukan penerimaan CPNS untuk tenaga teknis, tenaga fungsional medis, tenaga fungsional pendidikan, dan pengangkatan pegawai honorer. “Kita sudah mengajukan kepada Menpan penerimaan CPNS sebanyak 930 orang untuk tahun ini,” kata Ali Asmar kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Penerimaan CPNS tahun ini dibuka melalui tiga pola, yaitu pengangkatan pegawai honorer kategori I yang sudah bekerja di bawah 2005. Untuk kategori I ini, dia sudah pastikan 63 pegawai secara bertahap ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) sebagai PNS. “Kategori I sudah lulus 63 orang. Sudah diatur Menpan untuk mengeluarkan NIPnya dalam waktu dekat,” sebutnya.

Sementara untuk kategori II masih harus mengikuti tahapan tes sebelum diterima sebagai pegawai tetap melalui Kemenpan. Syaratnya pegawai honorer kategori II juga sudah harus bekerja di bawah 2005.

Pola ketiga adalah penerimaan untuk pelamar umum. Sempat dimoratorium selama dua tahun (2011-2012, penerimaan CPNS pelamar umum dipastikan dibuka lagi tahun 2013 ini. Hal itu merupakan kesempatan besar bagi sarjana-sarjana di Sumbar untuk berkarir sebagai pelayan publik.

Sekda Ali Asmar belum bisa memastikan apakah kuota 930 orang yang diajukan tersebut disetujui oleh Kemenpan atau tidak. Namun dia optimis, karena berbagai persyaratan telah dilengkapi. “Kita optimis karena sudah memenuhi persyaratan 12 item yang diminta sebagai syarat mengajukan penerimaan CPNS. Tetapi jumlah tersebut bisa berubah, tergantung kebijakan pusat, bisa lebih bisa kurang,” katanya.

Kepastian jumlah kuota penerimaan CPNS dari pusat diperkirakan sudah keluar sekitar April tahun 2013. Sementara proses penerimaan CPNS untuk pelamar umum akan dilaksanakan sekitar Bulan September. “Atau selambat-lambatnya Oktober,” sebut doktor bidang ilmu pendidikan itu. [mes]


Sejarah Batik Indonesia



Sejarah Batik Indonesia - Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta.

Jadi kesenian batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjaungan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedangan Muslim melawan perekonomian Belanda.

Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.

Lama-lama kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga kraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri.

Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai tediri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari: pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanahlumpur.

Jaman MajapahitBatik yang telah menjadi kebudayaan di kerajaan Majahit, pat ditelusuri di daerah Mojokerto dan Tulung Agung. Mojoketo adalah daerah yang erat hubungannya dengan kerajaan Majapahit semasa dahulu dan asal nama Majokerto ada hubungannya dengan Majapahit. Kaitannya dengan perkembangan batik asal Majapahit berkembang di Tulung Agung adalah riwayat perkembangan pembatikan didaerah ini, dapat digali dari peninggalan di zaman kerajaan Majapahit. Pada waktu itu daerah Tulungagung yang sebagian terdiri dari rawa-rawa dalam sejarah terkenal dengan nama daerah Bonorowo, yang pada saat bekembangnya Majapahit daerah itu dikuasai oleh seorang yang benama Adipati Kalang, dan tidak mau tunduk kepada kerajaan Majapahit.

Diceritakan bahwa dalam aksi polisionil yang dilancarkan oleh Majapahati, Adipati Kalang tewas dalam pertempuran yang konon dikabarkan disekitar desa yang sekarang bernama Kalangbret. Demikianlah maka petugas-petugas tentara dan keluara kerajaan Majapahit yang menetap dan tinggal diwilayah Bonorowo atau yang sekarang bernama Tulungagung antara lain juga membawa kesenian membuat batik asli.



Translate

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ikutan EksizE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger